Selasa, 08 September 2015

Tugas s2 Dokumentasi Analisis SI

Dosen : Rini Astuti,

Download Link 

Dokumentasi Analisis SI v.2

=========


DAFTAR ISI    3
RINGKASAN    3
1    Deskripsi Permasalahan    4
2    Ruang Lingkup dan Batasan Masalah    4
3    Kebutuhan Fungsional    4
4    Kebutuhan Non-Fungsional    4
5    Manfaat Sistem Informasi    5
6    Hasil Pengembangan Sistem    5
7    Pemodelan    6
7.1    Model Proses (DFD)    6
7.2    Model Data / Skema Database (ERD)    6
DAFTAR PUSTAKA    7

. 7

Minggu, 06 September 2015

Tugas 1 Bisnis Proses dan Organisasi

Dosen: Pa Anton
Tgl: Sabtu, 5 September 2015
Deadline: Jumat,11 September 2015, 12.00 am
Soal: Apa itu Organisasi ?

Jawab:
Link download Materi Organisasi PDF
Data Power Point 

Data Power Point v2 - All Slide
Data Power Point v2 - 1 Slide Only

BAB I
KONSEP ORGANISASI
1. Pengertian Organisasi
Secara konseptual, tersedia banyak definisi yang membingkai pengertian
organisasi. Salah satu rumusan teoritis yang sangat komprehenship untuk
mendiskripsikan pengertian organisasi adalah dan Chester I Bernard, yang
menyatakan bahwa organisasi merupakan suatu sistem tentang aktivitas-aktivitas
kerjasama dari dua orang atau lebih, sesuatu yang tak berwujud dan tak bersifat
pribadi, sebagian mengenai hal dan mengenai hubungan-hubungan. Berkaitan
dengan dimensi hubungan dan organisasi, Jhon M. Gaus melihat organisasi
sebagai tata hubungan antara orang-orang untuk dapat memungkinkan
tercapainya tujuan bersama dengan adanya pembagian tugas dan tanggungjawab.
Berpijak pada sejumlah rumusan teoritis organisasi, maka dapat diambil
benang merah pengertian, dimana organisasi secara umum dimaknai sebagai
wadah serta proses kerja sama sejumah manusia yang terikat dalam hubungan
foimal dalam rangka hierarki untuk mencapaf tujuan yang telah ditentukan.
Unsur-unsur yang melekat dalam suatu organisasi , meliputi: (1) adanya dua
orang atau Iebih sebagai proses interaksi, (2) adanya maksud untuk kerjasama dan
interaksi tersebut sehingga organisasi menjadi wadah serta proses kerjasama
sejumlah manusia yang terikat dalam hubungan formal, (3) adanya pengaturan
hubungan yang dalam organisasi diwujudkan dengan adanya rangkaian heirarki,
yaitu hubungan bahwa dalam sesuatu organisasi selalu terdapat atasan dan
bawahan dan sifat hubungan tersebut adalah dinamis, dalam arti manusia-manusia
yang menduduki jabatan-jabatan tersebut bisa berganti-ganti pada setiap saat
diperbaiki, (4) adanya tujuan yang hendak dicapai, sehingga organisasi bukanlah
tujuan, melainkan hanya alat untuk mencapai tujuan untuk melaksanakan tugas
pokok.
Pada dasarnya organisasi dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu: pertama,
struktur, merupakan suatu cetak biru organisasi yang menunjukkan bagaimana
orang dan pekerjaan dikelompokkan bersama. Struktur ini meliputi desain
pekerjaan (mengacu pada proses yang digunakan para pimpinan organisasi
merinci isi , metode dan hubungan setiap pekerjaan untuk memenuhi tutuntan
organisasi dan individu), dan desain organisasi (menunjukkan dalam struktur
organisasi). Adapun faktor kedua adalah proses, merupakan aktivitas yang
memberikan nafas kehidupan bagi organisasi. Dalam kategori umum, proses
meliputi komunikasi (menghubungkan organisasi dengan Iingkungan, termasuk
bagian-bagiannya), evaluasi prestasi kerja (dilakukan oleh pimpmnan organisasi
kepada prestasi indivudu dan kelompok dalam organisasi), pengambilan keputusan
(tergantung pendifinisian yang tepat dan tujuan dan sarana yang digunakan untuk
mencapai tujuan tersebut), sosialisasi (proses penyadaran individu atas tujuan
organisasi), dan pengembangan karier (dimana individu memasuki organisasi
untuk tujuan dan karier pribadi mereka)
2. Prinsip dan Asas Organisasi
Seperti halnya birokrasi, organisasi juga mempunyai patologi. Ada tujuh
kecenderungan patologi yang diidap oleh organisasi: (1) tidak adanya rumusan
tujuan secara terinci dan jelas, (2) pembagian tugas yang tidak adil, tidak merata,
tidak tuntas dan tidak jelas batas-batasnya, (3) para anggota hanya mau bekerja
sesuai dengan tugasnya semata-mata, sehingga dalam tubuh organisasi menjadi
terkotak-kotak dan tidak ada kerjasama antar lini (4) adanya egoisme lini yang
menganggap lininya paling penting, (5) adanya pembagian tugas yang tidak
seimbang dengan wewenangnya, (6) terlalu banyaknya bawahan yang harus
diawasi, sehingga menjadi kewalahan, (7) kecenderungan bawahan menehma
perintah lebih dan satu atasan mengenai persoalan yang sama dengan model
instruksi yang berbeda.
Dalam kerangka untuk meminimalisir bahkan menghapus patologi tersebut,
organisasi harus mempunyai pninsip atau asas sebagai berikut:
1. Adanya perumusan tujuan yang jelas.
Fungsi dasar dari tujuan adalah (1) sebagai pedoman dalam perencanaan,
peiaksanaan dan pengawasan, (2) sebgai sumber legitimasi untuk
membenarkan kegiatan yang akan dilaksanakan, (3) sebagai standar
pelaksanaan, dimana segala kegiatan harus berorientasi pada tujuan yang
telah ditetapkan sebelumnya, (4) sebagai sumber motivasi bagi karyawan agar
dapat bekerja lebih positif, (5) sebagai dasar rasional bagi kegiatan organisasi.
2. Adanya pembagian tugas yang jelas
Manfaat pembagian tugas yang jelas adalah (1) memperingan tugas koordinasi,
(2) memperlancar pengawasan, (3) dapat menentukan dasar keahlian, (4)
menghemat biaya karena tidak tetjadi perangkapan tugas, (5) hubungan tugas
dapat lebih baik
3. Koordinasi
Koordinasi dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya adalah: (1)
mengadakan pertemuan formal antara para pejabat dan unit, (2) mengadakan
pertemuan informal, (3) membuat edaran berantai kepada para pejabat yang
diperlukan, (4) mengangkat koordinator, (5) membuat buku pedoman
organisasi, buku pedoman tata kerja dan buku pedoman kumpulan peraturan,
(6) komunikasi dengan berbagai cara yang lain
4. Adanya pelimpahan wewenang dan tanggung jawab
Pelimpahan wewenang adalah penyerahan sebagian dari wewenang atasan
kepada bawahan setelah diadakan penyerahan tugas pekerjaan kepada yang
bersangkutan. Dalam pelimpahan wewenang harus dipertimbangkan (1) batas
wewenang dan tanggungjawab yang seimbang, (2) pendapat pegawal yang
akan menenma wewenang, (3) kepercayaan bahwa penerima wewenang akan
mampu menjalankan tugas dan tanggungjawab, (4) pemberi wewenang harus
tetap memberikan pengawasan, pengarahan dan bimbingan, sehingga tugas
dapat dilakukan dengan balk
5. Adanya hierarki
Pengertian hierarki disini adalah banyaknya tingkatan unit kerja dalam suatu
organisasi. Hierarki ada baiknya tidak terlalu banyak sehingga keputusan
pimpinan tidak mengalami distorsi pengertian untuk diterima oleh bawahan.
6. Adanya rentangan pengawasan
Rentang pengawasan atau rentang kendali merupakan banyaknya bawahan
yang sebaiknya dapat diawasi dengan baik. Kemampuan pengawasan
dipengaruhi oleh faktor subyektif dan obyektif. Faktor obyektif terdiri dari (1)
pekerjaan, (2) tersebar tidaknya yang diawasi, (3) seragam tidaknya pekerjaan
yang diawasi. Adapun faktor subyektif terdiri dari (1) umur pengawasan, (2)
pengalaman dibidang yang diawasi, (3) kesehatan yang bersangkutan, (4)
kecakapan.
7. Adanya pemahaman akan tugas masing-masing dan kaitan tugas secara
keseluruhaan.
Idealnya setiap bawahan hanya mempunyai satu atasan. Namun bila terpaksa
harus mempunya lebih dari satu atasan, maka dalam memberikan satu perintah
harus diatur sedemikian rupa sehingga tidak saling berbenturan. Selain itu juga
perlu disadari bahwa meskipun masing-masing unit mempunyai tugas sendirisendiri
tetapi merupakan kesatuan dalam organisasi yang bersangkutan.
8. Fleksibel
Struktur organisasi hendaknya mudah dirubah untuk disesuaikan dengan
adanya perubahan-perubahan yang terjadi tanpa mengurangi kelancaran
aklivitas yang sedang ddakukan. Pelaksanaan perubahan pada dasarnya tidak
boleh mengganggu aktivitas organisasi.
9. Berkelangsungan
Idealnya satu organisasi harus dapat menyediakan berbagai sarana agar dapat
melakukan aktivitas operasinya secara terusmenerus. Suatu organisasi
dibentuk tentunya dilandasi dengan maksud untuk mencapai tujuan yang telah
clitentukan bersama. Untuk itulah ketersediaan sarana prasarana menjadi perlu
dan sign ifikan.
10. Keseimbangan
Keseimbangan mengandung pengertian bahwa unit-unit organisasi hendaknya
ditempatkan pada struktur organisasi sesuai dengan peranannya. Adapun
prinsip yang melekat pada keseimbangan adalah : (1) beberapa unit organisasi
yang mempunyai peranan sama penting harus ditempat pada jenjang yang
setingkat, (2) unit yang berperan penting hendaknya dijadikan satuan utama
dan tidak dijadikan satuan lanjutan (3) unit organisasi yang mempunyai
peranan yang menyeluruh jangan ditempatkan dibawah unit lain yang tidak
tepat

Rabu, 01 Juli 2015

Contoh-contoh Pertanyaan Umum dalam Wawancara

1. Motivasi

Pertanyaan yang dapat menggali aspek motivasi antara lain :
  1. Mengapa anda memutuskan untuk melamar pekerjaan di perusahaan ini ?
  2. Apa yang membuat anda menjadi tertarik dengan perusahaan ini ?
  3. Tanggung jawab apa yang anda anggap penting dalam pekerjaan ?
  4. Tantangan apa yang anda cari dalam pekerjaan ?
  5. Sebutkan dua hal yang memotivasi anda dalam bekerja.
  6. Apa yang dapat memotivasi anda dalam kehidupan pribadi anda ?
  7. Apa yang dapat memotivasi anda dalam menyelesaikan tugas yang sulit ?
  8. Apa yang dapat memotivasi anda agar menjadi sukses dalam pekerjaan ?
  9. Apa alasan anda keluar dari perusahaan sebelumnya ?
  10. Apa yang membuat anda keluar dari perusahaan sebelumnya ?
  11. Selama perjalanan karir anda, posisi mana yang paling anda sukai ?
  12. Mengapa anda ingin mengubah karir ? (bila yang bersangkutan berpindah profesi/karir)
  13. Apa arti bekerja bagi anda ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
2. Ketahanan Terhadap Tekanan (Stres)

Pertanyaan yang dapat menggali aspek ketahanan terhadap tekanan/stres antara lain :
  1. Apakah anda dapat bekerja di bawah tekanan ?
  2. Pernahkan anda bekerja di bawah tekanan ? Ceritakan bagaimana anda menyikapinya?
  3. Dalam lingkungan kerja seperti apa anda merasa nyaman ? (Terstruktur atau tidak ?)
  4. Seandainya ada konsumen yang marah karena hal yang bukan dilakukan anda, bagaimana anda menyikapinya ?
  5. Bagaimana anda menyikapi kritik yang diberikan kepada anda ?
  6. Seandainya anda mendapatkan pekerjaan yang tidak anda harapkan, apa yang akan anda lakukan ?
  7. Apa yang anda anggap sebagai hal yang berat untuk dilakukan dalam pekerjaan ?
  8. Seandainya anda dihadapkan dengan dua tugas yang harus diselesaikan pada saat yang bersamaan, apa yang akan anda lakukan ?
  9. Masalah terbesar apa yang pernah anda hadapi ? Bagaimana anda mengatasinya ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
3. Inisiatif

Pertanyaan yang dapat menggali aspek inisiatif antara lain :
  1. Apa yang anda ketahui tentang perusahaan ini ? Dan darimana serta bagaimana anda mengetahuinya ?
  2. Kriteria apa yang anda gunakan untuk mengevaluasi perusahaan yang anda harapkan menjadi tempat kerja anda ?
  3. Ceritakan mengenai pendidikan dan pelatihan yang pernah anda ikuti.
  4. Bagaimana anda mendapatkan pekerjaan selama ini ? (Apakah melalui iklan, referensi, dsb) - untuk yang sudah pernah bekerja.
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
4. Sikap kerja

Pertanyaan yang dapat menggali aspek sikap kerja antara lain :
  1. Seandainya anda ditempatkan di cabang perusahaan yang jauh dari lokasi anda, bagaimana anda menyikapinya ?
  2. Seandainya ada pengalihan tanggung jawab pada pekerjaan yang anda pegang, bagaimana anda menyikapinya ?
  3. Ceritakan mengenai pengalaman kerja anda. (untuk yang sudah bekerja)
  4. Apa tanggung jawab anda pada posisi tersebut ? (untuk yang sudah bekerja)
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
5. Kepercayaan Diri

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kepercayaan diri antara lain :
  1. Menurut anda, apa definisi/arti kesuksesan ? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi anda ?
  2. Menurut anda, apa definisi/arti kegagalan ? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi anda ?
  3. Jelaskan ukuran/standar kesuksesan bagi anda.
  4. Pekerjaan apa yang telah anda selesaikan dengan sukses ?
  5. Apa peran anda dalam kesuksesan tersebut ?
  6. Bagaimana anda memandang diri sendiri saat ini ? Apakah sudah sukses ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
6. Kemampuan Berpikir Analitis

Termasuk di dalam kemampuan berpikir analitis adalah "Kemampuan Memecahkan Masalah" (problem solving) dan "Kemampuan Membuat Keputusan" (decision making).

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemampuan berpikir analitis antara lain :
  1. Masalah tersulit apa yang pernah anda alami ? Apa yang anda lakukan ? Bagaimana penyelesaiannya ?
  2. Hambatan atau kendala apa yang ditemukan selama kuliah atau belajar ? Bagaimana cara mengatasinya ?
  3. Ceritakan mengenai persoalan yang pernah anda pecahkan.
  4. Ceritakan situasi dimana anda pernah memiliki masalah dengan pengambilan keputusan.
  5. Ceritakan dimana anda harus membuat suatu keputusan.
  6. Ceritakan bagaimana anda pernah memecahkan masalah yang sulit.
  7. Ceritakan mengenai permasalahan yang paling sering anda hadapi dalam pekerjaan.
  8. Apakah anda pernah menyelesaikan suatu permasalahan bersama-sama rekan ? Apa peran anda dalam menyelesaikan masalah tersebut ?
  9. Apakah anda pernah diminta untuk menyelesaikan beberapa tugas dalam suatu waktu ? Apa yang anda lakukan ?
  10. Bagaimana anda menyelesaikan suatu permasalahan yang muncul tiba-tiba ?
  11. Bagaimana anda mengidentifikasikan kedatangan suatu masalah ?
  12. Bagaimana anda membuat suatu keputusan penting ?
  13. Bagaimana anda memecahkan masalah ?
  14. Dalam situasi atau kondisi seperti apa, anda memiliki kemungkinan paling besar untuk berbuat kesalahan ?
  15. Keputusan apa yang terasa sulit bagi anda ? Berikan Contohnya !
  16. Menurut anda, faktor apa yang paling menentukan suksesnya seseorang ?
  17. Apa yang anda lakukan saat dihadapkan dengan pengambilan keputusan yang penting ?
  18. Apa yang anda lakukan saat kesulitan atau tidak dapat memecahkan persoalan yang anda hadapi ?
  19. Keputusan tersulit apa yang telah anda buat selama tiga tahun terakhir ?
  20. Kapan anda memutuskan untuk berhenti berusaha memecahkan suatu persoalan yang sulit ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
7. Kemampuan Pencapaian Keberhasilan (Achievement)

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemampuan pencapaian keberhasilan antara lain :
  1. Apakah anda senang mengerjakan pekerjaan/proyek yang sulit ?
  2. Apakah anda mempunyai prestasi yang dibanggakan ? Ceritakan !
  3. Apakah anda memiliki inisiatif ? Bagaimana anda menunjukkan hal tersebut ? Ceritakan satu contoh inisiatif yang telah anda ambil.
  4. Apakah anda pernah menyelesaikan persoalan yang sulit ? Atau yang sebelumnya anda pikir tidak dapat anda selesaikan ?
  5. Bagaimana anda menunjukkan keinginan (willingness) untuk bekerja ?
  6. Sebutkan prestasi yang pernah anda capai dalam pekerjaan atau masa kuliah/sekolah !
  7. Sebutkan lima pencapaian terbesar dalam hidup anda !
  8. Apa kegagalan terbesar yang pernah anda alami ? Kekecewaan apa yang anda alami ?
  9. Bagaimana anda mengatasi perasaan tersebut ? Dan mengatasi kegagalan tersebut ?
  10. Hal atau lingkungan seperti apa yang paling mendorong anda dalam bekerja ?
  11. Menurut anda, apa tantangan terbesar dalam pekerjaan ?
  12. Sebutkan bagian dari pekerjaan yang paling menantang dan yang paling tidak menantang.
  13. Apakah anda termasuk orang yang berani dalam mengambil risiko ?
  14. Berdasarkan pengalaman anda, ceritakan secara rinci dalam hal apa anda mengambil risiko untuk menyelesaikan suatu tugas ?
  15. Mengapa anda mengambil risiko tersebut ?
  16. Risiko apa yang anda hadapi saat mengajukan suatu usulan ?
  17. Prestasi apa yang pernah anda dapatkan di sekolah yang tidak dapat anda lupakan ?
  18. Prestasi apa yang pernah anda capai dalam bekerja yang mendapatkan penghargaan dari pimpinan atau perusahaan ? (baik penghargaan lisan ataupun penghargaan tertulis atau materi).
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
8. Aspirasi Diri

Pertanyaan yang dapat menggali aspek aspirasi diri antara lain :
  1. Mata kuliah (mata pelajaran) apa yang paling anda senangi ? Mata kuliah (mata pelajaran) apa yang paling anda tidak senangi ? Kenapa ?
  2. Apa cita-cita anda ketika lulus sekolah ? Ketika lulus kuliah ?
  3. Apakah anda berniat melanjutkan sekolah ? Berniat melanjutkan kuliah ?
  4. Menurut anda, apakah nilai anda merupakan indikasi terbaik untuk hasil akademik anda ?
  5. Kenapa kami harus memilih anda ?
  6. Bisakah anda menyebutkan lima kelebihan dan lima kekurangan anda ?
  7. Bagaimana pendapat anda mengenai perusahaan ini ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
9. Kelemahan Diri

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kelemahan diri antara lain :
  1. Apakah anda telah mencapai semua target yang telah anda tetapkan ? Bila tidak, mengapa ?
  2. Bagaimana anda mengatasi kegagalan dalam pencapaian target tersebut ?
  3. Kelemahan apa yang muncul saat anda dihadapkan pada tugas yang sulit ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
10. Sosialisasi

Pertanyaan yang dapat menggali aspek sosialisasi antara lain :
  1. Ceritakan kegiatan anda di waktu senggang.
  2. Kegiatan apa yang anda ikuti di lingkungan anda ?
  3. Seandainya anda menjadi anggota suatu organisasi, maka kegiatan apa dan peran apa yang akan anda lakukan dalam organisasi tersebut ?
  4. Selain belajar, kegiatan apa saja yang anda ikuti saat masih kuliah atau sekolah ? Posisi apa yang anda pegang ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
11. Kemandirian

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemandirian antara lain :
  1. Ceritakan keputusan-keputusan penting dalam hidup anda, yang anda anggap sebagai keputusan anda sendiri. Juga ceritakan keputusan penting yang anda anggap bukan keputusan anda sendiri.
  2. Mengapa anda memilih jurusan .... ?
  3. Dalam pengambilan suatu keputusan, siapa yang berpengaruh dalam diri anda ?
  4. Dalam hal-hal apa saja orang-orang tersebut anda sertakan ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
12. Kepemimpinan

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kepemimpinan antara lain :
  1. Sebutkan kepribadian yang anda miliki yang mencerminkan kemampuan memimpin.
  2. Menurut anda, kualitas apa yang dibutuhkan seorang pemimpin ?
  3. Apa yang paling menjadi tantangan bagi seorang pemimpin ?
  4. Bagaimana cara anda mendelegasikan suatu tanggung jawab ?
  5. Apakah anda membutuhka pengawas dalam bekerja ?
  6. Bagaimana cara anda membuat suatu rencana kerja ?
  7. Bagaimana cara anda memberikan teguran atau mendisiplinkan bawahan anda ?
  8. Seandainya ada bawahan anda yang melanggar aturan perusahaan, bagaimana anda menghadapinya ?
  9. Atasan seperti apa yang anda harapkan ?
  10. Seandainya anda kelebihan beban kerja, apa yang akan anda lakukan ?
  11. Bagaimana cara anda untuk memotivasi sesorang ?
  12. Atasan seperti apa yang menurut anda sulit untuk diajak kerja sama ?
  13. Bawahan seperti apa yang menurut anda sulit untuk diajak kerja sama ?
  14. Atasan seperti apa yang menurut anda tidak adil ?
  15. Seandainya anda membuat suatu kebijakan, kemudian bawahan anda banyak yang menentangnya, bagaimana anda mengatasinya ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi

Apa itu Tesis ?

Pengertian
Tesis adalah karya tulis ilmiah resmi yang dibuat oleh seorang mahasiswa dalam menyelesaikan Program Magister (S2). Tesis ini mencerminkan kemampuan yang bersangkutan dalam peneltian dan pengembangan ilmu pada salah satu bidang keilmuan.
Karakteristik
  1. isinya berfokus pada kajian mengenai salah satu isu sentral yang tercakup dalam disiplin ilmu tertentu, sesuai dengan program studi yang ditempuh.
  2. merupakan pengujian empirik terhadap posisi teoretik tertentu dalam disiplin ilmu yang dipelajari.
  3. mengungkapkan data primer sebagai data utama yang dapat ditunjang oleh data sekunder, sedangkan untuk bibliografi dapat digunakan sumber otentik,
  4. ditulis dalam bahasa yang baik dan benar.
Contoh Karangka Tesis
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah
B.     Identifikasi Masalah
C.     Batasan Masalah
D.    Rumusan Masalah
E.     Tujuan Penelitian
F.      Kegunaan Hasil Peneltian
BAB II KAJIAN TEORI
A.    Deskripsi Teori
B.     Kerangka Berpikir
C.     Hipotesis Penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
A.    Metode Penelitian
B.     Populasi dan Sampel
C.     Instrumen Penelitian
D.    Teknik Pengumpulan Data
E.     Teknik Pengolahan Data
F.      Teknik Analisis Data
G.    Tempat dan Jadwal Penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A.    Deskripsi Hasil Penelitian
B.     Hasil Pengujian Hipotesis
C.     Pembahasan Hasil Penelitian
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
A.    Simpulan
B.     Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Contoh Proposal Tesis (Umum)
JUDUL PROPOSAL
A.    Latar Belakang Masalah
B.     Identifikasi Masalah
C.     Batasan Masalah
D.    Rumusan Masalah
E.     Tujuan Penelitian
F.      Kegunaan Hasil Penelitian
G.    Landasan Teori dan Kerangka Berpikir
H.    Pengujian Hipotesis
I.       Metode Penelitian
1.      Tempat dan Jadwal Penelitian
2.      Jenis Penelitian
3.      Populasi dan Sampel
4.      Teknik Pengumpulan Data
5.      Definisi Operasional Variabel
Daftar Pustaka
Contoh Proposal Tesis Jenis Kuantitatif Ex-post Facto
JUDUL PROPOSAL
A.    Latar Belakang Masalah (alasan, identifikasi, dan batasan masalah)
B.     Rumusan Masalah
C.     Tujuan Penelitian
D.    Kegunaan Hasil Penelitian
E.     Landasan Teori dan Kerangka Berpikir
1.      Pembahasan Teori
2.      Penelitian yang Releval
3.      Kerangka Berpikir
4.      Hipotesis Penelitian
F.      Pengujian Hipotesis
G.    Metode Penelitian
1.      Tempat dan Jadwal Penelitian
2.      Jenis Penelitian
3.      Populasi dan Sampel
4.      Definisi Operasional Variabel
5.      Teknik Pengumpulan Data
6.      Teknik Analisis Data
7.      Prosedur Penelitian
Daftar Pustaka
Contoh Proposal Tesis Jenis Kuantitatif Eksperimental
JUDUL PROPOSAL
A.    Latar Belakang Masalah (alasan, identifikasi, dan batasan masalah)
B.     Rumusan Masalah
C.     Tujuan Penelitian
D.    Kegunaan Hasil Penelitian
E.     Landasan Teori dan Kerangka Berpikir
1.      Pembahasan Teori
2.      Penelitian yang Relevan
3.      Kerangka Berpikir
4.      Hipotesis Penelitian
F.      Pengujian Hipotesis
G.    Metodologi Penelitian
1.      Tempat dan Jadwal Penelitian
2.      Jenis Penelitian dan Desain Eksperimen
3.      Populasi dan Sampel
4.      Definisi Operasional Variabel
5.      Teknik Pengumpulan Data
6.      Teknik Analisis Data
7.      Prosedur Eksperimen
Daftar Pustaka
Contoh Proposal Tesis Jenis Kualitatif
JUDUL PROPOSAL
A.    Latar Belakang Masalah (fokus masalah dan pertanyaan penelitian)
B.     Tujuan Penelitian
C.     Kegunaan Hasil Penelitian
D.    Definisi Operasional Istilah
E.     Landasan Teori dan Kerangka Berpikir
5.      Pembahasan Teori
6.      Penelitian yang Relevan
7.      Rangkuman Kajian Pustaka
F.      Metode Penelitian
1.      Tempat dan Jadwal Penelitian
2.      Jenis Penelitian
3.      Data dan Sumber Data
4.      Metode Pengumpulan Data
5.      Instrumen Penelitian
6.      Teknik Analisis Data
7.      Keabsahan Data
8.      Prosedur Penelitian
Daftar Pustaka
  
Pembuatan judul harus didasarkan pada bentuk-bentuk permasalahan
  1. Deskriptif (menggambarkan keadaan variabel)
Contoh:
-       Kompetensi Gramatika Bahasa Indonesia Guru-guru Bahasa Indonesia di Papua Barat.
-        Analisis Sintaksis Teks-teks Dialog dalam Buku Teks Pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMP.
  1. Pengaruh (dampak satu variabel terhadap variabel lainnya)
Contoh:
-  Pengaruh Dialek Sunda terhadap Bahasa Indonesia Lisan Siswa Sekolah Dasar di Tasikmalaya.
-     Dampak Sertifikasi terhadap Kinerja Guru Sekolah Menengah Atas di Propinsi Riau.
  1. Hubungan (hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya)
Contoh:
-      Hubungan antara Jenis Kelamin dengan Tingkat Penguasaan Kosakata Siswa Sekolah Menengah.
-    Hubungan antara Sikap dan Persepsi Siswa terhadap Budaya Barat dengan Kemampuan Berbahasa Inggris Siswa.
  1. Perbandingan (eksplorasi persamaan dan/atau perbedaan antara satu variabel dengan variabel lainnya)
Contoh:
-         Kajian Komparatif Morfologi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
-   Implementasi KTSP Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Swasata dan Negeri: Sebuah Kajian Komparatif.
Latar Belakang Masalah
Bagian ini menjelaskan mengapa masalah yang diteliti itu timbul dan mengapa penting untuk diteliti, baik dari
-          kemajuan penelitian
-          pengembangan ilmu
-          kepentingan kehidupan
Pada bagian ini sebaiknya dijelaskan:
-          gejala-gejala kesenjangan yang ada di masyarakat sebagai dasar pemikiran munculnya permasalahan
-          dampak-dampak positif yang muncul jika penelitian dilakukan
-          dampak-dampak negatif yang timbul jika penelitian tersebut tidak dilakukan
-          kedudukan masalah dalam wilayah atau bidang ilmu yang ditekuni peneliti
Pada bagian ini dapat pula disajikan:
-          kondisi atau fakta penting dan menarik perhatian peneliti
Kondisi atau fakta ini dapat disajikan dalam bentuk tabel, angka, dsb.
Kondisi atau fakta ini terkait dengan populasi atau komunitas yang tengah dikaji.
Untuk itu dituntut agar peneliti mampu memaknai gejala-gejala yang muncul dalam kehidupan melalui perspektif keilmuan yang dimilikinya.
Agar tercapai kondisi ini, peneliti dituntut memiliki pengetahuan keilmuan yang luas dan terpadu mengenai teori-teori dan hasil-hasil penelitian terdahulu.
Di sinilah letak pentingnya jurnal-jurnal hasil penelitian.