Tampilkan postingan dengan label Inspirational Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirational Story. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Agustus 2012

Lowongan Pekerjaan Setiap Saat

Kami sebuah perusahaan multinasional di bidang jasa membutuhkan personil untuk mengisi berbagai macam posisi. Kesempatan ini akan diberikan kepada seluruh disiplin ilmu tanpa pengecualian.

LOWONGAN UNTUK POSISI;
I. Anggota Syurga Dari Awal.
II. Anggota Neraka Dari Awal.
III. Anggota Neraka temporer Kemudian ditransfer ke Syurga.

I. EMPAT KEUNTUNGAN (untuk posisi a ):
a. Nikmat kubur.
b. Perlindungan di Padang Mahsyar.
c. Keselamatan Meniti Sirath-al mustaqim.
d. Syurga yang kekal abadi.

WAKTU WAWANCARA/INTERVIEW : Kapan saja secara adhoc mulai dari saat membaca iklan ini.

LOKASI WAWANCARA/INTERVIEW: Dalam kubur (alam barzakh).

SYARAT: Tidak diperlukan ijazah, Tidak diperlukan pangkat atau sertifikat, Tidak perlu bawa harta(yang banyak), Tidak perlu berwajah cantik,ganteng,berbadan tegap atau seksi', Hanya diperlukan bawa dokumen asli Iman dan Amal.

Yang melakukan interview; Mr. Mungkar dan Mr. Nangkir.

INI ...NIH BOCORAN PERTANYAAN INTERVIEW (6 Soal)
1. Siapa Tuhan engkau?
2. Apa Agama engkau?
3. Siapa nabi engkau?
4. Apa Kitab engkau?
5. Dimana Kiblat engkau?
6. Siapa Saudara engkau?

CARA MELAMAR:
Tak perlu kemana-mana dan bersusah payah, Anda hanya menunggu jemputan yang berkaliber untuk menjemput anda. Ia akan menjemput anda kapan dan dimana saja (mungkin sebentar lagi), namanya Izrail.

TIPS UNTUK BERHASIL DALAM WAWANCARA TERTUTUP INI:
Hadist Hasan yang diriwayatkan oleh Ahmad Hanbal,yang bermaksud;
Sabda Rasululloh SAW:
"Sesungguhnya bila jenazah seseorang diletakkan di dalam kubur, sesungguhnya jenazah itu mendengar suara sandal orang-orang yang mengantarnya ke kuburan pada saat mereka meninggalkan tempat itu. Jika mayat itu seorang muslim, maka sholat yang dilakukannya ketika beliau masih hidup akan diletakkan di kepalanya,
puasanya diletakkan di sebelah kanannya, zakatnya diletakkan di sebelah kirinya dan amalan kebajikan sedekah, silaturrohim, masalah kebajikan dan ihsan diletakkan di ujung kedua kakinya. Ia akan didatangi malaikat dari bagian kepala, maka sholat itu berkata kepada malaikat: dari bagianku tidak ada jalan masuk. Kemudian malaikat berpindah ke sebelah kanan, maka puasa berkata kepadanya:dari bagianku tidak ada jalan masuk. Kemudian malaikat berpindah ke sebelah kiri, maka zakat berkata kepadanya: dari bagianku tidak ada jalan masuk. Kemudian dia didatangi dari arah ujung kakinya dan berkatalah amal kebajikan: di bahagianku tidak ada jalan masuk.

Maka malaikat berkata kepadanya: Duduklah kamu. Kepadanya (mayat)diperlihatkan matahari yang sudah mulai terbenam, lalu malaikat bertanya kepada mayat itu: Apakah pandangan kamu tentang seorang laki-laki (Muhammad) yang kamu dahulu sentiasa berbicara tentang dia, dan Dan bagaimana kesaksian kamu kepanya? Maka
mayat itu berkata: Tinggalkan aku sebentar, aku hendak sembahyang. Malaikat berkata: sesungguhnya engkau akan mengerjakan sholat (boleh saja) tetapi jawab dahulu apa yang kami tanyakan ini. Apakah pandangan kamu tentang seorang laki-laki(Muhammad) yang dahulu kamu selalu berbicara tentang dia; dan bagaimana kesaksian kamu kepadanya? Maka berkata mayat itu: Laki-laki itu Nabi Muhammad saw dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad saw itu ialah utusan Alloh yang membawa kebenaran dari Alloh SWT. Maka malaikat berkata kepada mayat itu; Demikianlah kamu dihidupkan dan begitu juga kamu dimatikan dan dengan demikian juga kamu dibangkitkan semula di akhirat,Insya Alloh. Kemudian dibukakan baginya satu pintu disyurga, maka dikatakan kepadanya itulah tempat kamu dan itulah janji Alloh pada kamu dan kamu akan berada di dalamnya. Maka bertambah gembiralah mayat itu. Kemudian dilapangkan kuburnya seluas 70 hasta dan disinari cahaya baginya" Wah......Nampaknya pertahanan kita perlu kuat nich.........dari semua penjuru (kepala, kanan, kiri dan ujung kaki). !

II. Untuk posisi (b) tidak diperlukan belajar, gak usah berpikir, hiduplah sesuka anda.....Wallahu-a'lam.

III. Untuk posisi (c) hanya diperlukan ibadah ala kadarnya (asal ucapin kalimat tauhid), dan hidup sesuka anda.....Wallahu-a'lam.

Sabtu, 12 Mei 2012

100 Real per Jam

Bocah kecil itu menemui ayahnya yang payah karena kerja. Sebab, dari pagi hingga sore, ia mengontrol berbagai proyek dan kontraknya. Ia tidak punya waktu untuk diam di rumah selain untuk makan dan tidur.
Bocah : “Ayah, kenapa engkau tidak lagi mau bermain denganku dan bercerita kepadaku? Aku sangat merindukan cerita-ceritamu dan ingin bermain denganmu. Bagaimana pendapatmu bila hari ini engkau bermain sebentar denganku dan bercerita satu kisah kepadaku?”
Ayah : “Anakku, aku tidak punya waktu untuk bermain dan membuang-buang waktu. Karena aku punya pekerjaan dan waktuku sangat berharga.”
Bocah : “Berilah aku satu jam saja dari waktumu, karena aku sangat merindukanmu, wahai ayahku.”
Ayah : “Anakku tercinta, aku bekerja dan berjuang untuk kalian. Dan waktu satu jam yang engkau inginkan agar aku habiskan bersamamu itu, bisa aku pakai untuk mendapatkan penghasilan tidak kurang dari 100 real. Jadi, aku tidak punya waktu untuk sesuatu yang sia-sia bersamamu. Ayo, pergilah dan bermainlah bersama ibumu.”
Hari demi hari berlalu, dan kesibukan sang ayah semakin bertambah. Suatu hari bocah itu melihat pintu kantor ayahnya terbuka, maka ia masuk menemui ayahnya.
Bocah : “Ayah, berilah aku 5 real.”
Ayah : “Untuk apa? Setiap hari aku memberimu uang lima real. Untuk apa uang sebanyak itu? Ayo, pergi dari hadapanku. Aku tidak akan memberimu apa-apa sekarang.”
Si anak pun pergi dengan perasaan sedih. Sementara sang ayah duduk sambil berfikir tentang apa yang dilakukannya terhadap anaknya. Dia pun memutuskan untuk pergi ke kamar anaknya untuk menghiburnya dan memberikan lima real kepadanya.
Bocah kecil itu sangat gembira menerima uang lima real tersebut. Kemudian bocah itu langsung, menuju ranjangnya dan membuka bantalnya. Lalu dia mengumpulkan uang yang ada di bawahnya dan mulai merapikannya. Lima real untuk melengkapi jumlah uangnya.
Ayah, sekarang ambillah uang 100 real ini dan berilah aku waktu 1 jam dari waktumu,” ujar bocah yang polos itu.

[Dicuplik dari : Ahmad Sâlim Bâduwaylân, Mausū’ah al-Qoshosh al-Mu`atstsiroh, Ind : ”Malam Pertama Setelah Itu Air Mata”, Pustaka ELBA, Surabaya : 1428/2007]


Ibrah : Wahai para ayah, dimanakah engkau saat anakmu membutuhkanmu? Berapa banyak waktu yang engkau berikan untuk anakmu? Di mana rasa kasih sayangmu bagi mereka? Wahai para ayah, ingatlah bahwa anakmu membutuhkan kasih sayangmu, membutuhkan senyummu, membutuhkan kebersamaanmu, membutuhkan perhatianmu, membutuhkan semua kebaikan darimu. Mereka tidak butuh uang, mainan, makanan, atau harta lainnya, sedangkan engkau tidak memberikan kasih sayangmu pada mereka. Wahai para ayah, kembalilah…

Sabtu, 24 Maret 2012

Setangkai Bunga di Taman

Ada seorang pemuda yang sedang sendirian
kemudian gurunya menanyakan "mengapa engkau sendirian?"
pemuda itu menjawab "aku belum menemukan yang cocok"
kemudian sang guru berkata

telusurilah taman bunga itu
petiklah bunga paling indah
tetapi jangan pernah kembali kebelakang
untuk memetik bunga yang sudah kau lewati

pemuda pun berjalan di taman bunga
melihat eloknya setiap bunga
ia terpesona akan indah warnanya
ia kagum akan harum wanginya
tetapi seringkali melewatkan bunga itu
dengan harapan ada yang lebih indah

tetapi setelah di ujung taman
ia tidak temukan bunga yang indah
bunga yang ia harapkan
bunga yang ia lewatkan

ia menyesal mengapa tidak memetik bunga tersebut
kini ia mengerti kenapa ia sendirian
kini ia mengerti akan suatu keputusan
keputusan yang akan meneguhkan hatinya

================================================

Syukur padaMu Ya Allah
Aku masih dalam taman bunga tersebut
Aku menemukan satu bunga yang indah
yang pesonanya meluluhkan hatiku

Dia setangkai bunga di taman
Warnanya indah kian menawan
Wanginya semerbak mengagumkan

Ya Allah apakah aku boleh memetiknya?
izinkanlah aku memeliharanya
menyiramnya dengan air cintaMu
memupuknya dengan ilmu-Mu
agar dia selalu mendapat kesegaran petunjukMu
agar dia tumbuh menjulang bersamaku
mengokohkan kehebatan pohon Agama-Mu