Selasa, 10 Juli 2012

Selamat tinggal laptopku ~__^

Dunia dan segala isinya hanyalah titipan.
kepemilikan itu hanya sementara
hat mutlak milik Allah
aku hanya dititipi saja

laptopku tersayang
yang selalu menemaniku setiap kuliahku
kini dibeli orang
hehehe...

kepergianmu tak kusesali
kepergianmu untuk menunjang masa depanku
demi kuliah aku rela kamu pergi

baik-baik kau disana
semoga dirimu lebih bermanfaat
bagi pemilik baru
semoga dengan kecanggihanmu
membuat inovasi & karya baru

kelak suatu saatAllah kan memberikan penggantinya
tentunya yang lebih baik bagiku
Aamiin...

Senin, 09 Juli 2012

Hukuman bagi orang yang melalaikan shalat


Apakah orang yang lalai shalat (akan) berat hukuman siksanya di kubur kelak?

Bersikap lalai dalam shalat telah dinyatakan sebagai dosa besar, berdasarkan firman Allah ta’ala dalam surat Al-Ma’un,
فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ. الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلاتِهِمْ سَاهُونَ
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat. (Yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya.” (QS. Al-Ma’un: 4–5).

Para ulama menerangkan bahwa yang dimaksud “lalai” dalam ayat di atas mencakup tiga bentuk perbuatan, yaitu:
1. Menunda-nunda shalat hingga baru dikerjakan ketika waktu shalat hampir berakhir.
2. Mengerjakan shalat tanpa memperhatikan syarat dan rukunnya sebagaimana yang diperintahkan.
3. Mengerjakan shalat tanpa disertai kekhusyukan dan tanpa merenungi makna bacaan shalat

Adapun siksa kubur, yang akan dialami oleh orang yang lalai dalam shalatnya, disebutkan dalam hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari sahabat Samurah bin Jundab. Dalam hadis tersebut diceritakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat siksa bagi orang yang lalai dalam shalatnya, yaitu kepalanya akan dipecahkan dengan sebuah batu besar dan hal itu dilakukan berulang kali. (HR. Bukhari)

Oleh karena itu, klo denger adzan itu berarti undangan bagi kita ke Rumah Allah yg penuh rahmat untuk shalat berjamaah.. :)

Mengapa harus merapatkan barisan shalat?

“Rapatkanlah shaf-shaf kalian, saling berdekatanlah, dan luruskanlah dengan leher-leher (kalian), karena demi Dzat yang jiwaku berada di dalam genggamannya, sesungguhnya aku melihat setan masuk dari celah-celah shaf seakan-akan dia adalah kambing kecil.” (HR Abu Dawud)

Itulah perintah Rasulullah untuk merapatkan shalat, rapat artinya tidak ada jarak, artinya menempel antara bahu-bahu kalian dan bagian kaki kalian.

Kejadian hari ini pun agaknya gak mengenakan hati, kata imam luruskan dan rapatkan barisan kalian! kemudian aku merapatkan bahu dan kakiku pada makmum disebelah kiriku, sehingga ada renggang dengan makmum di sebelah kananku, tapi apa coba? bapak2 yg disebelah kananku bilang: "satu-satu aja!" (sesuai petak sajadah aja), sambil menarik lenganku sebelah kanan agar barisan merata. hmm... ternyata kemakan desain sajadah yg salah toh! ga pa2 deh, insyaallah nanti aku dapat mengajarkan mereka dan mendakwahkan cara shalat yg sesuai dg syariat yg sebenarnya. aamiin.

Soal UAS Hadits I

Mata Kuliah : Hadits I
Dosen : Drs. Ending S, M.Ag

1. Tuliskan hadits tentang niat dan hijrah, lengkap dengan syakal, tarjim dan kandungannya.

2. Dalam riwayat Muslim, Rasul akan membakar rumah orang yang tidak mau shalat berjamaah, jelaskan asbabunnuzul hadits tersebut, dan bagaimana dengan hukum shalat berjamaah berdasarkan hadits tersebut.

3. Jelaskan riwayat yang menjelaskan tentang shalat itu bisa di qashar, dan jelaskan pula syarat-syarat mengqashar shalat.

4. Jelaskan salah satu riwayat tentang tata cara tayamum yang dicontohkan oleh Rasulullah.

5. Dalam satu riwayat, rasulullah melihat kuburan yang mayitnya sedang mengalami siksa kubur, kemudian Beliau menancapkan pelepah kurma yang basah dengan tujuan mengurangi siksa kubur.
a. Apakah perbuatan Rasulullah dapat dijadikan syariat?
b. Apa hukumnya orang yang menabur bunga atau menyiram air pada kuburan?

Soal UAS Tafsir I

Mata Kuliah : Tafsir I
Dosen : Drs. Djuaeni, M.Ag

1. Tuliskan Hadits tentang Ihsan, Adil dan Dzalim, lengkap dg syakal & tarjim serta isi kandungannya

2. Berdasarkan Surat Alfatihah, Jelaskan:
a. 4 keistimewaannya
b. 4 golongan yang diberi nikmat
c. 4 nama lain Al-Fatihah

3. Ayat-ayat Allah:
a. Tulis QS. An.Nas: 1-6. Lengkap dg syakal & tarjim
b. Jelaskan konsep Robbinnas, Malikinnas, dan Ilahinnas.
c. Jelaskan 4 aspek keimanan kepada Allah

4. Ayat-ayat manusia
a. Tuliskan nash Al-Quran tentang penciptaan manusia
b. Jelaskan 4 keistimewaan manusia


5. Jelaskan 3 golongan yang diberi nikmat dan golongan-golongan yang merugi berdasarkan:
a. Surat Al-Fatihah
b. Surat Al-Baqarah

6. Ayat-ayat Kemasyarakatan
a. Jelaskan ciri-ciri masyarakat madani.
b. Jelaskan sifat-sifat yang merusak dalam bermasyarakat
c. Jelaskan isi kandungan Surat Al-Hujurat: 11-12 tentang hidup bermasyarakat.